Hasilnya menunjukkan kondisi macan tutul dalam keadaan sehat, tidak terdeteksi virus serta organ dalam yang berfungsi baik, meskipun ditemukan adanya penumpukan lemak subkutan.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan macan tutul dalam kondisi sehat, rapid test virus negatif dan organ dalam terpantau baik berdasarkan USG dan X-ray,” ujarnya.
Sedangkan pemeriksaan pada gajah dilakukan melalui pengambilan sampel darah, swab luka untuk uji bakteriologi serta pemeriksaan kuku kaki dan X-ray. Hasilnya menunjukkan tidak adanya infeksi maupun peradangan, termasuk pada bagian kuku kaki yang sebelumnya mengalami retak.
“Untuk gajah, tidak ditemukan infeksi maupun peradangan, termasuk pada bagian kuku kaki yang retak,” ungkap Gin Gin
Gin Gin menerangkan, seluruh sampel yang telah diambil akan diuji lebih lanjut di Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Jawa Barat. Hasil pengujian ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan kesehatan satwa ke depan.












