Keunggulan munisi ini, terang Kadislitbangad selain memiliki ketelitian tembak yang tinggi dan jarak tembak efektif relatif jauh yang dapat ditembakkan dari berbagai jenis SPR kaliber 7,62 mm, sehingga layak mendapatkan sertifikat lulus uji dari Dislitbangad.
Kadislitbangad menjelaskan, penyerahan sertifikat tersebut cukup beralasan karena telah memenuhi empat aspek mata uji. Pertama memenuhi dari aspek uji konstruksi dan perlangkapan.
Kedua memenuhi uji aspek kemampuan, merupakan persyaratan yang menggambarkan nilai, guna materiel tersebut pada saat digunakan untuk melaksanakan tugas pokok satuan.
Ketiga telah memenuhi uji aspek Kelancaran Kerja, yang merupakan persyaratan yang berkaitan dengan tidak berfungsinya penggunaan Munisi kaliber 7,62 x 51 mm 175 Grains HPBT (Mu2-M A1 dan Mu2-M A2) baik dalam kondisi normal maupun kondisi ekstrim seperti tahan terhadap pengaruh cuaca dan medan serta daya tahan pada penggunaan terus-menerus maupun perlakuan kasar terbatas.













