“Selain meningkatkan kualitas gizi, program ini juga mendukung pemberdayaan sektor lokal dan bahkan terbukti berkontribusi terhadap penurunan angka stunting di Surabaya,” tambahnya.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari peserta didik tingkat TK hingga SMA, santri, serta anak berkebutuhan khusus. Selain itu, program ini juga menyasar kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.
Sebagai bagian dari fungsi legislasi dan pengawasan, DPR RI juga memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program ini, antara lain melalui persetujuan anggaran negara, pemberian rekomendasi terhadap pelaksanaan program, serta melakukan pengawasan dan evaluasi agar program berjalan tepat sasaran.











