Lebih jauh dikatakannya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk meningkatkan pendidikan, sekarang ini menjadi prioritas. “Didalamnya ada Bidik misi, Bos, Tunjangan Guru dan Dosen, Hak sekolah,” kata Lucky Alfirman.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Alfirman berpesan kepada Rektor, staff serta mahasiswa peserta kuliah umum, untuk mempertahankan momentum pertumbuhan melalui kebijakan pembiayaan syariah dalam APBN.
“Gedung kuliah ini hanya fisik, roduknya SDM kita ingin menghasilkan Mahasiswa dengan kualitas terbaik dan lulusan-lulusan siap pakai, siap bersaing dan siap memberikan kontribusi untuk Negara Indonesia,” pesannya.
Sementara itu, Rektor UIN Bandung Prof. Mahmud menyatakan kebahagiaannya karena sudah merasakan keberkahan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara yang merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan prinsip syariah.












