“Perkembangan teknologi, khususnya AI, saat ini membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat dan menjadi peluang bagi generasi muda untuk terus berinovasi,” kata AKBP Samel.
Ia menjelaskan, lomba tersebut menjadi sarana edukasi bagi pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab, sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara kreatif.
“Kami mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan dengan memanfaatkan teknologi secara positif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya.
Menurut dia, tantangan di era digital tidak hanya terkait penggunaan teknologi, tetapi juga kemampuan dalam menyaring informasi hoaks serta mencegah penyebaran konten negatif.
“Peran generasi muda sangat penting sebagai pelopor literasi digital yang sehat di tengah perkembangan teknologi saat ini,” ucapnya.













