SDN Sentral tersebut berada tepat di bahu jalan, jumlah siswa mencapai 2014 siswa, salah satu guru mengungkapkan, ada lima unit yang rusak karena kondisinya sudah rusak berat, kita menggunakan ruang perpustakaan dan musholla untuk gantinya bahkan ruang guru pun menggunakan ruang kelas karena ruang guru rusak berat. Jumlah siswa yang terdaftar di dapodik ada 2014 siswa. Rombel yang rusak ini terakhir tidak bisa digunakan tahun 2019.
“Kami berharap sekolah ini untuk segera diperbaiki supaya anak-anak dan guru dalam proses belajar mengajar merasa aman dan nyama. Karena kita pun sebagai guru-guru tidak punya ruangan. Kami meminta untuk segera diperbaiki untuk kenyamanan dalam proses belajar mengajar kedepannya,” pungkasnya. (Agus Teguh).













