Alasan utama hingga Presiden Seoharto berhasil dalam swasembada pangan, tak lepas dari upayanya membangun sektor pertanian sebagai prioritas utama pada Pelita I sampai dengan Pelita IV.
Dari semuanya itu, peran dari BULOG juga sangat besar. Revolusi Hijau yang berfokus pada penggunaan teknologi pertanian yang lebih modern memberikan banyak perubahan dalam pemanfaatan teknologi yang sebelumnya secara konvensional menjadi lebih modern dan canggih.
Dengan kontinyu mengontrol perkembangan dan pertumbuhan sektor pertanian dengan begitu hati-hati, puncaknya pada tahun 1984 terealisasi Swasembada Beras di Indonesia
Begitu pula, Prabowo melakukan hal spektakuler juga, diakhir tahun 2025. Capaian Soeharto yakni surplus 2 juta ton dan diampui Prabowo Hasil nyata kini menjadi bukti. Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan pada 7 Januari 2026, dengan produksi beras nasional menembus 34,71 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Tak bisa dipungkiri ketahanan pangan menjadi skala prioritas dan program unggulan Prabowo.











