Dalam pengarahannya, Brigjen TNI Agus Widodo menyampaikan bahwa kehadirannya khusus untuk melihat para personel di Yonif 757. “Kita sebagai prajurit infanteri mempunyai tugas cari, dekati dan hancurkan musuh, terutama orang-orang yang merongrong dan mengganggu kedaulatan dan tegaknya NKRI. Prajurit Infanteri itu harus tangguh, pemberani dan tidak cengeng menghadapi setiap tugas,” jelasnya.
“Saya menyadari bahwa Yonif 757 masih banyak yang kurang di satuan ini, akan tetapi jangan tunjukkan sikap prajurit yang lemah, kalian harus mampu menunjukan sebagai Prajurit Infanteri yang siap untuk melaksanakan tugas kapanpun,” kata Danrem.
“Tidak mudah menjadi Batalyon yang bagus, semua itu butuh proses, untuk itu sebagai tentara para prajurit harus melakukan tiga dasar sebagai seorang tentara yaitu loyalitas, moralitas dan integritas yang tinggi,” tegasnya.











