Untuk di tanggal 15 Juni, jumlah penumpang yang menggunakan Whoosh mengalami peningkatan menjadi 21 ribu lebih penumpang. Pada periode tersebut, tiket keberangkatan Halim dari pukul 06.40 hingga 18.00 seluruhnya habis terjual.
“Secara kumulatif, selama dua hari, Whoosh telah memberangkatkan sekitar 40 ribu penumpang atau rata-rata 20 ribu penumpang per hari. Angka ini lebih tinggi dari total penumpang di hari biasa yang berkisar di antara 15 s.d 16 ribu penumpang per hari,” ujarnya.
KCIC memprediksi lonjakan jumlah penumpang masih akan terjadi hingga H-1 Idul Adha atau tanggal 16 Juni 2024.
Eva pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan dari dan menuju Jakarta-Bandung menggunakan Kereta Cepat Whoosh.
Kereta Cepat Whoosh, lanjut Eva sudah menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat untuk berlibur, melakukan perjalanan dinas, pendidikan atau bersilaturahmi.










