“Selama latihan, para peserta akan mengasah keterampilan pemberian bantuan bencana gabungan yang diaktualisasikan dalam serangkaian skenario latihan seperti tindakan medis, rekonstruksi bangunan dan penjernihan air agar layak konsumsi,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Pasukan Rotasi Marinir Amerika di Darwin Kol. Brendan Sullivan mengungkapkan besarnya tantangan yang dihadapi dalam bencana alam menuntut kemampuan untuk berkoordinasi, kerjasama tim, dan interoperabilitas yang tinggi. “Melalui latihan Crocodile Response mari kita jalin ikatan yang kuat, bangun kepercayaan, dan tingkatkan kemampuan kolektif kita. Bersama-sama kita laksanakan skenario latihan yang kita susun serupa dengan realita yang menuntut untuk bertindak melampaui batas kemampuan, menguji daya kritis, serta mengatasi segala permasalahan, tegasnya.













