Senator asal Jawa Timur itu juga menyinggung tantangan jangka panjang yang akan dihadapi nantinya. Sebagai motor penggerak negara-negara di kawasan, LaNyalla mengingatkan seharusnya sistem negara kita harus lebih kuat dan stabil dibanding negara lainnya di kawasan.
“Riak-riak yang terjadi di dalam negeri jangan dianggap hal sepele. Ini soal kewibawaan bangsa kita, seperti bagaimana Indonesia menghadapi gejolak dan teror KKB di Papua, kasus-kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) di Myanmar dan masalah lainnya yang memerlukan
diplomasi tingkat dunia,” tegas LaNyalla.
Tokoh asal Bugis yang besar Surabaya itu menilai, yang tak kalah penting juga adalah pertumbuhan ekonomi. Jika Indonesia ingin menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, LaNyalla menilai harus terlebih dahulu dimulai di dalam negeri, di mana kita harus menata perekonomian kita agar sepenuhnya dikuasai negara, bukan oleh
sekelompok oligarki yang berkolaborasi dengan asing.













