Kang Emil mengungkapkan pula Indeks Ketenteraman dan Kenyamanan di Jabar masuk dalam kategori sangat tinggi mencapai 87,5 persen. Artinya, secara umum ini lahir dari cara komunikasi yang baik masyarakat Jabar.
“Saya sebagai Gubernur menerjemahkan teori komunikasi ini dengan sangat komprehensif. Tiap dinas punya tim medsos, japri, komunikasi antara Gubernur langsung kepada warga, dan menjawab sebuah insiden kurang dari delapan jam,” ujarnya.
Dengan hal ini, Kang Emil mengapresiasi seluruh insan komunikasi di Jabar yang terus berkomitmen menjaga kondusivitas Jabar melalui informasi yang edukatif.
“Inilah yang menjadi tantangan organisasi ini untuk bisa membantu pemerintah dan mengedukasi masyarakat,” pungkasnya.@herz













