Ia meyakini berbagi atau menebar kebaikan tidak membuat seseorang menjadi miskin. Apalagi ini demi masa depan anak-anak yatim. Malah atas Izin-Nya santunan harta yang diperuntukkan untuk kebahagiaan anak-anak yatim akan bertambah tanpa disangka-sangka.
Seperti sabda Rosulullah, “Demi Yang Mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya.” (HR. Thabrani dari Abu Hurairah).
“Marilah kita tanamkan kebaikan bagi anak-anak yatim yang menjadi tanggung jawab kita untuk mengasihi mereka. Karena kebahagiaan mereka semua merupakan kebaikan bagi kita yang tak ternilai,” tutup Ketua Yayasan Panti Baraya.***













