Lebih jauh Laksamana Budayawan ini menjelaskan bahwa Karapan Sapi merupakan tradisi masyarakat Madura yang telah lama hidup dan menjadi identitas budaya masyarakat Madura. Karapan sapi menjadi kebanggaan dan harus terus kita lestarikan, jangan sampai budaya ini tergerus oleh arus globalisasi dan menjadi asing di tanah air kita sendiri. “Lomba karapan sapi bukan hanya tentang siapa yang cepat atau siapa yang menang tetapi juga merupakan perwujudan keberanian, keterampilan dan semangat persaudaraan dengan semangat kompetensi yang tinggi dari para peserta” ungkap Laksamana TNI Yudo Margono.
“Saya ingin menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan etika dalam setiap aspek perlombaan ini. Semua peserta saya harapkan perlombaan ini dengan semangat sportif menghormati peraturan dan regulasi yang telah ditetapkan,” ujar Panglima TNI.













