“Kami juga memiliki kebun kopi di Toraja, Jawa Barat, Lampung, Jember. Petani seluruhnya kami bina dengan baik untuk menghasilkan biji kopi berkualitas, termasuk kesejahteraan mereka,” jelas Soedomo.
Pada masa pandemi Covid-19, diakui Soedomo, periode Juli-Agustus ketika varian Delta meninggi terjadi penurunan penjualan. Namun, katanya, saat ini situasi sudah kembali normal dan penjualan pun kembali seperti semula.
“Kami di sini ada tiga ribu karyawan dan di Karawang juga tiga ribu karyawan. Kami tak ada limbah karena kulit kopi sudah ada yang menampung untuk pakan sapi,” terang Soedomo. (Red).











