“Kami siap bekerja sama dengan Bawaslu dalam menyebarkan informasi yang akurat kepada masyarakat, agar Pilkada berjalan sesuai dengan aturan dan masyarakat dapat berpartisipasi dengan penuh pemahaman,” kata Wisnu.
SMSI juga menegaskan kesiapannya dalam menghadapi tantangan hoaks dan disinformasi, yang kini semakin merajalela di era digital.
Wisnu menekankan pentingnya menjaga integritas pemilu dari serbuan berita palsu yang dapat mempengaruhi opini publik.
“Kami juga terbuka untuk menerima kritik dan siap menjaga standar etika jurnalistik dalam meliput Pilkada,” tambahnya.
Di akhir pertemuan, Wisnu juga menyatakan kesiapannya untuk melibatkan anggotanya dalam berbagai kegiatan bimbingan teknis (bimtek) terkait Pilkada, sehingga wartawan yang tergabung dalam SMSI dapat lebih mendalami isu kepemiluan dan memberikan informasi yang mendidik kepada masyarakat.













