Gagasan serupa menjadi salah satu usulan oleh Komisi VI DPR RI. Bahkan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengusung Pos Indonesia sebagai pemimpin dari holding BUMN Logistik.
“Usulan tersebut dicetuskan setelah melihat banyaknya anak-anak usaha dari BUMN yang bergerak di bidang logistik. Hal ini diharapkan nantinya bisa memudahkan konsolidasi dan agar bisnis industri logistik negara dapat bersaing dengan perusahaan logistik swasta”, ungkap Martin.
Selain itu banyaknya BUMN yang membentuk anak perusahaan di bidang logistik turut memperkuat gagasan yang diusung oleh tim dari Komisi VI. Menurut Anggota Komisi VI DPR RI Jon Erizal, jika seluruh perusahaan logistik negaara disatukan tentunya hal ini akan mempermudah integrasi logistik dan akan menekan biaya pengiriman logistik itu sendiri.













