Dikesempatan itu, Kabera Godfrey, Kepala Lembaga Perencanaan Nasional yang bernaung di bawah Kementerian Keuangan, Ketua Delegasi Pemerintah Republik Rwanda, Afrika Tengah, mengaku pengalamannya sangat menarik, hasil-hasil terbaik, sistem-sistem di Rwanda dan Indonesia banyak kemiripan, meski realisasinya ada yang berbeda, sering bertemu dari bawah keatas dan saling menselaraskan prioritas dari Pemerintah. Kemiripan musyawarahnya dalam menggali aspirasi.
Kabera Godfrey katakan, pihaknya tertarik dengan perkembangan majunya perekonomian di Desa Sukajaya, pengetahuan dari sini akan coba diterapkan di negaranya. “ini kali pertama kunjungan, tapi kami sangat berharap tidak akan menjadi yang terakhir, ” ucap Godfrey.
Menjawab media adakah CSR dari perusahaan di negaranya untuk lingkungan, Kabera Godfrey jelaskan, di negara Rwanda CSR ada, tidak diwajibkan berapa persen, tapi ada perkecualian pajak.










