Dijelaskan kepala Desa Nirwan, Perusahaan diwilayahnya harus patuh aturan, punya hak dan kewajiban Corporate Sosial Responsibily (CSR) atau Tanggungjawab Sosial perusahaan terhadap lingkungan memberikan 2,5 persen dari keuntungan untuk Desa dan lingkungan, tidak hanya berupa uang, bisa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Sosialnya, Pembangunannya, dan sarana lain guna keberhasilan bersama, hal ini menarik delegasi Negara Rwanda untuk study banding, terbukti mereka tiba di Desa Sukajaya ini.
Kunjungan ini tidak serta merta, ada tahapannya, semoga dari kunjungan ini kita semua lebih baik, meningkat ekonominya, lebih sejahtera dan maju siap menata kehidupan masa depan yang berkualitas dan menjadi percontohan bagi Desa-desa lainnya, dengan kompak semua yakin akan berhasil, perekonomian terus berkembang kita raih kesejahteraan,” pungkasnya.










