Delegasi Rwanda bersama Bank Dunia (The World Bank) dan perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Menurut Nirwan, mereka berkunjung utamanya tertarik peningkatan ekonomi, lebih condongnya ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).
“Lajunya perkembangan Desa Sukajaya diantaranya dari Indek Desa Membangun (IDM) mulai sarana pendidikan, sarana kesehatan, angka kemiskinan, faktor utama, poin utama menopang keberhasilan Desa Sukajaya dari Desa tertinggal kemudian berkembang menjadi maju dan kini berhasil sebagai Desa Mandiri, karena kekompakan pihak pengurus pemerintahan Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Linmas, Dusun, Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT), Karangtaruna (Kartar), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) mendukung Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) bersama warga berupaya agar berhasil menjalankan perputaran uang dengan menjalankan roda perekonomian di seputar wilayah Desa,” terang Nirwan.










