Wamenhan RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran KRI Belati-622 memiliki arti penting bagi upaya penguatan pertahanan maritim Indonesia. “Saya yakin, di bawah komando TNI Angkatan Laut, kapal ini akan menjadi penjaga kedaulatan laut Indonesia yang memiliki peran penting dalam memastikan setiap jengkal perairan Nusantara tetap aman, kokoh, dan berdaulat,” ujar Wamenhan RI.
Sementara itu, Kasal menyampaikan bahwa pembangunan kapal KCR 60M ini merupakan realisasi dari program prioritas pembangunan TNI AL, yaitu modernisasi alutsista serta upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AL. “Pembangunan kapal di galangan dalam negeri adalah wujud dari komitmen pimpinan TNI AL untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah yaitu peningkatan penggunaan produksi dalam negeri serta kemandirian industri pertahanan,” pungkas Kasal.













