“Sekarang BSL-2 satu hari rata-rata 198 dari rata-rata 200, artinya sudah mendekati maksimal. Kemudian sekarang camat juga tahu mana yang ODP atau yang isolasi mandiri. Penanganan yang terpapar sudah dikelola dengan baik,” ujarnya.
Kendati demikian, Ema mengingatkan, pelonggaran tidak bisa berlangsung menyeluruh. Hanya ada beberapa sektor saja yang dilonggarkan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.
Selain itu, pelonggaran ini perlu kesadaran tinggi dari masyarakat. Semisal memerhatikan physical distancing serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.
“Ya bertahap. Dalam kondisi seperti ini tidak mungkin tiba-tiba di angka 100 persen, maksimum di 60 persen. Tapi respon dan kesadaran masyarakat harus terbangun maksimal. Kalau kita kerja keras tetapi masyarakat tidak peduli, ya repot juga,” terangnya.













