Lebih lanjut khotib juga mengatakan, Idul adha dikenal dengan sebutan “Hari Raya Haji”, dimana kaum muslimin sedang menunaikan haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah. Mereka semua memakai pakaian serba putih dan tidak berjahit, yang di sebut pakaian ihram, melambangkan persamaan akidah dan pandangan hidup, mempunyai tatanan nilai yaitu nilai persamaan dalam segala segi bidang kehidupan.
“Idul Adha juga dinamakan “Idul Qurban”, karena merupakan hari raya yang menekankan pada arti berkorban. Qurban itu sendiri artinya dekat, sehingga Qurban ialah menyembelih hewan ternak untuk mendekatkan diri
kepada Allah SWT, diberikan kepada fuqoro’ wal masaakin. Sejalan dengan tema, maka dalam momentum hari raya Idul Adha 1443 H ini kita jadikan wahana menumbuhkan kepedulian sosial,” tandasnya mantap.










