Latihan bela diri taktis itu diikuti oleh para Prajurit di jajaran Korem 081/DSJ, termasuk Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad).
Lebih dari itu, Kapenrem mengatakan, penguasaan ilmu bela diri taktis juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dari adanya tindakan kriminal, seperti aksi begal dan lain sebagainya.
“Tidak menutup kemungkinan saat kita (Prajurit) sedang berdinas di luar atau sedang berkendara melihat aksi kriminalitas yang mengancam keselamatan warga, tentunya kita sebagai Prajurit wajib membantu dan melindungi (keselamatan warga),” jelasnya.
“Untuk itulah, kemampuan bela diri taktis sangat diperlukan bagi Prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas,” tandasnya. (Red).













