Menurut pantauan di lapangan, hasil panen kali ini cukup menggembirakan. Cabai merah yang dihasilkan memiliki kualitas baik dan memenuhi standar pasar, serta didukung oleh harga pasar yang stabil, sehingga memberikan tambahan penghasilan yang berarti bagi petani.
Selain panen, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi antara Babinsa dan petani terkait tantangan pertanian seperti serangan hama, ketersediaan pupuk, hingga dampak cuaca ekstrem. Diskusi ini bertujuan untuk mencari solusi bersama demi meningkatkan produktivitas pertanian ke depan.
Serda Dedi Kanto menyatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam aktivitas pertanian adalah bagian dari implementasi tugas pokok TNI AD, khususnya satuan kewilayahan, dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat dan mendukung program-program pembangunan pemerintah di daerah.












