Oleh karenanya, Oded mengajak kepada anggota koperasi untuk lebih mengutamakan berbelanja di koperasi dan tidak hanya untuk keperluan simpan pinjam saja. Sehingga manfaat dan keberadaan koperasi bisa dirasakan oleh seluruh anggota.
“Sampai hari ini Mang Oded masih lihat bahwa orientasi koperasi itu sebagai tempat simpan pinjam. Koperasi harus dikembangkan kepada aspek niaganya bukan perbankan saja. Ini yang salah kaprah,” katanya.
“Anggota KBKP ini harusnya lebih mengutamakan berbelanja di koperasi. Apabila berbelanja maka belanjalah ke koperasi,” lanjutnya.
Oded mengatakan sebagai pemerintah dan sebagai ASN memiliki tugas untuk mengembangkan koperasi. Sehingga perlu adanya upaya edukasi terhadap anggota agar anggota bisa terus meningkatkan kesadaran dan pemahamannya tentang koperasi.













