Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan, dari tinjauan langsung ke lapangan ditambah paparan yang disampaikan oleh General Manager KPI Unit Balikpapan, Arafat Bayu Nugroho, Komisi VI DPR mendapat kepastian bahwa, progres proyek tersebut berjalan sesuai dengan rencana.
Dengan demikian, ia berharap agar program RDMP tersebut dapat terus berjalan sesuai target yang ditetapkan. Hal itu mengingat kebutuhan energi nasional yang cukup tinggi. Sehingga butuh dukungan yang lebih untuk meningkatkan ketahanan energi nasional.
Dengan program RDMP ini, kapasitas produksi kilang ditargetkan akan meningkat atau bertambah sebanyak 100 ribu barel per hari (bph). Jika saat ini KPI Balikpapan ini hanya mampu memproduksi minyak 260 ribu bph, maka ke depan jika proyek tersebut selesai kapasitas produksi kilang Balikpapan akan mencapai 360 ribu barel per hari.













