Indah juga menegaskan bahwa program MBG difokuskan pada empat kelompok utama, yaitu Ibu hamil, Ibu menyusui, Balita dan Peserta didik (anak sekolah).
“Kami berharap program ini bisa berjalan optimal di seluruh daerah, termasuk pelosok desa yang sering terdampak bencana seperti banjir dan longsor. Oleh karena itu, dukungan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang baik sangat diperlukan agar pendistribusian makanan bergizi ini tidak terhambat,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan adanya evaluasi terhadap menu MBG, agar varian makanan yang diberikan lebih beragam tetapi tetap memenuhi standar gizi yang diperlukan.
Indah menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak dalam menyukseskan program ini. Ia menyebut bahwa kader posyandu, PKK, serta ibu-ibu rumah tangga dapat berperan aktif sebagai mitra MBG di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).












