“Lahan di Kota Bandung semakin menipis, ini perlu jadi perhatian bagi anak muda, khususnya di Kota Bandung. Inovasi dan terobosan apa yang bisa dilakukan ke depannya,” ujarnya.
Ia menuturkan, Kota Bandung saat ini menerima pasokan dari luar terkait ketersediaan pangan termasuk kebutuhan pokok. Sehingga perlu adanya kemandirian masyarakat terkait ketahanan pangan di Kota Bandung.
Oleh karena itu, mahasiswa dengan keilmuannya dalam bidang pertanian dapat memberikan solusi dan masukan bagi pemerintahan Kota Bandung.
“Ini merupakan tantangan, karena Kota Bandung yang kini menjadi kota jasa dan produksi. Sehingga dengan keilmuan dan pengetahuan dari teman-teman mahasiswa bisa mendorong adanya inovasi pertanian di Kota Bandung,” ujarnya.
Sementara itu, Founder Bale Tani, Ripki Ahmad Baihaki menerangkan bahwa Bale Tani merupakan organisasi nonprofit atau NGO, yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan penyuluhan kepada para petani dan masyarakat di Kota Bandung.













