Menurutnya, ada permasalahan baru muncul yaitu anak sungai sungainya. Kebetulan anak sungai yang ada di wilayah sektor 7 itu ada tiga, yaitu Cisangkuy lama, Cisangkuy baru, dua sungai ini berasal dari Pangalengan, tentunya dari Pangalengan ini membawa sampah, masuklah ke sungai Citarum, akhirnya di katakanlah sungai Citarum belum bersih, padahal itu anak sungai. “Yang satu lagi anak sungai citepus, lebih parah lagi , manakala musim hujan luar biasanya sampah dari kota Bandung, muaranya dari sungai citepus masuk ke sungai Citarum. Mau tidak mau saya siapkan dua truk mengambil sampah itu baru kita buang,” ucapnya.
Dansektor 7 mengaku, sudah berkoordinasi kepada sektor 21, karena dua anak sungai ini wilayah sektor 21 dan sektor 22 Kota Bandung, agar terus secara kontinyu memberikan sosialisasi. “Terutama kepada rumah – rumah yang mepet dengan sungai tidak membuang sampah ke sungai,” pungkasnya. (Umr).













