Selain panen padi, kegiatan tasyakuran juga diisi dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas keberkahan hasil bumi yang diperoleh. Suasana kebersamaan antara petani, aparat TNI dan pemerintah daerah terlihat begitu hangat. Para petani mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan, terutama oleh Babinsa dan penyuluh pertanian lapangan yang senantiasa hadir membantu di sawah.
Di sisi lain, TNI melalui program pendampingan pertanian berkelanjutan terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan di wilayah Trenggalek. Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada edukasi petani dalam menghadapi perubahan iklim, manajemen irigasi, serta penggunaan teknologi pertanian modern. Dengan begitu, sektor pertanian diharapkan semakin tangguh menghadapi tantangan zaman.












