Camat Pogalan, Kurniasari, S.STP, M.A.P, mengapresiasi keterlibatan aktif semua pihak, terutama TNI, dalam memastikan bahwa, setiap suara, sekecil apa pun, mendapat perhatian. “Kolaborasi seperti ini membuktikan bahwa kita serius membangun Trenggalek yang inklusif, di mana setiap orang merasa dihargai dan diperhatikan,” ungkapnya.
Musrena Keren bukan hanya sekadar acara, melainkan sebuah momentum untuk memulai perubahan. Dengan semangat gotong-royong dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, Trenggalek siap melangkah menuju pembangunan yang inklusif, berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Inilah wujud nyata dari Trenggalek yang merangkul semua elemen masyarakat tanpa terkecuali. (Red).












