Ditengah berbagai peristiwa penting yang salah satunya situasi perang Iran-Israel dan Amerika Serikat yang mengakibatkan gugurnya prajurit terbaik dimana hal tersebut mempengaruhi kondisi bangsa dan situasi kinerja organisasi TNI, Panglima TNI menekankan beberapa hal diantaranya efisian anggaran dan hemat energi serta meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan terhadap tugas dan fungsi satuan di wilayah masing-masing.
Selanjutnya terkait banyaknya opini, berita bohong dan provokasi yang tersebar di media sosial, Panglima TNI juga menghimbau dan mengingatkan agar prajurit dan PNS hati-hati dalam ber medsos.
“Kita harus menjaga institusi TNI dengan menyampaikan hal-hal positif melalui media sosial. Dengan situasi arus informasi media sosial yang menyebar sangat cepat, para prajurit dan PNS TNI juga perlu memiliki kepedulian untuk ikut menjawab dengan santun ketika institusi TNI dirugikan di media sosial,“ bunyi Amanat Panglima TNI yang dibaca Irup.












