“TNI adalah satu. TNI Angkatan Darat adalah tulang punggung pertahanan darat. TNI Angkatan Laut adalah penjaga kedaulatan dan keamanan maritim. TNI Angkatan Udara adalah perisai pertahanan langit nusantara. Ketiga matra ini harus bekerja dalam sinergi,” himbau Panglima TNI yang juga menekankan bahwa, dengan hal tersebut maka tidak ada istilah “milikku” atau “milikmu”, karena semuanya hanya untuk kepentingan bangsa dan Negara.
“Tunjukkan kepada dunia dan kepada rakyat bahwa TNI adalah institusi yang tegak, utuh dan tidak dapat dipecah belah. Kekompakan TNI adalah jaminan stabilitas nasional sebagai Perisai Trisula Nusantara,“ perintah Panglima TNI.
Diakhir Amanat, Panglima TNI juga menyampaikan tiga penekanan penting untuk dipedomani oleh seluruh prajurit dan PNS TNI, guna suksesnya pelaksanaan tugas yaitu:
1. Profesionalisme Mutlak. Teruslah berlatih dan teruslah belajar. Kuasai teknologi dan taktik terbaru. Jadilah prajurit yang cerdas, tanggap dan adaptif. Senjata modern harus didukung oleh otak dan mental yang modern.
2. Disiplin dan Loyalitas. Pelihara disiplin dan loyalitas. Disiplin adalah jiwa prajurit. Jangan pernah ada pelanggaran yang mencoreng nama baik TNI.
3. Bersatu dengan Rakyat. TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat. Jaga hubungan baik dengan komponen masyarakat, Pemerintah Daerah dan unsur wilayah lainnya. Kedekatan kita dengan rakyat adalah, kekuatan kemanunggalan TNI-Rakyat yang paling ampuh. (Red/MdC 0802).













