“Disamping memiliki kemampuan atau ketrampilan bertarung atau strategi perkelahian tangan kosong, dengan mahir melakukan Bela Diri PSM, tentunya kita sudah berpartisipasi dalam mengembangkan dan melestarikan budaya bela diri yang berasal dari tanah air kita Indonesia dan ini juga merupakan kebanggan tersendiri,“ terang Letkol Inf Dwi Soerjono.
Sementara Kapten Cba Nurlaili, selaku pemimpin latihan mengungkapkan bahwa, sesuai perintah dari Komando Atas latihan Bela Diri PSM tersebut, digelar secara rutin seminggu dua kali yaitu pada hari Rabu dan hari Jum’at selama periode bulan Mei sampai dengan Juli 2025. (Red/MdC 0802).
Page 2 of 2













