Fakta ini membuktikan bahwa OPM bukanlah pejuang rakyat Papua, mereka adalah musuh terbesar masyarakat Papua. Mereka tidak berjuang untuk kemerdekaan, mereka berjuang untuk keterbelakangan. Mereka tidak memperjuangkan hak-hak rakyat, mereka justru merampas hak anak-anak untuk mendapatkan gizi dan pendidikan yang layak.
Masyarakat dunia harus melihat kenyataan ini bahwa OPM bukanlah pahlawan, melainkan dalang utama penderitaan Papua. Mereka menginginkan Papua tetap miskin, tetap bodoh, dan tetap tertinggal agar mereka bisa terus menjual narasi separatis kepada dunia. Jika OPM benar-benar memperjuangkan rakyat Papua, mereka tidak akan menghalangi anak-anak mendapatkan makanan bergizi. Mereka tidak akan mengancam membakar sekolah-sekolah. Mereka tidak akan berusaha mempertahankan kebodohan dan kemiskinan sebagai senjata politik mereka.











