Bantuan yang disalurkan berupa beras ini, diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar warga yang saat ini tinggal di tempat pengungsian sementara. Dandim menambahkan bahwa, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Bencana tanah gerak di Desa Ngrandu telah mengancam keselamatan puluhan keluarga. Beberapa rumah mengalami retakan besar yang berisiko roboh sewaktu-waktu, sehingga evakuasi menjadi langkah utama yang diambil oleh tim gabungan.
“Kami mengapresiasi langkah cepat pemerintah desa, relawan, dan aparat dalam merespons situasi ini. Kodim akan terus memberikan dukungan baik melalui bantuan logistik maupun pengerahan personel jika diperlukan,” tambahnya.











