Tak ketinggalan, perwakilan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan turut bergabung, menandakan komitmen kuat lintas sektor dalam mendukung program ini.
Letkol Yudo menegaskan bahwa, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan makanan, tetapi sebuah gerakan nyata untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup anak-anak, ibu hamil, dan balita di Trenggalek.
Program ini dirancang untuk memenuhi sepertiga kebutuhan gizi harian mereka, menekan angka malnutrisi, serta mengurangi prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan.
Tak hanya itu, diharapkan program ini juga mampu meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar anak-anak di sekolah.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi semua pihak. Dengan dukungan yang solid, kita bisa mewujudkan generasi yang lebih sehat dan cerdas,” tegas Letkol Yudo.












