“Keberhasilan kita dalam memanfaatkan lahan yang tidak produktif di Kabupaten Bandung ini adalah hasil kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan penerapan sistem pompanisasi, kita dapat mengatasi tantangan musim kemarau dan memastikan produksi padi berjalan optimal,” ucap Kasdam.
Kasdam mengapresiasi kepada para Babinsa yang telah aktif memberikan pendampingan di lapangan. Kerjasama yang terjalin antara Babinsa dan PPL dapat mendorong optimalisasi pelaksanaan program ketahanan pangan sebagai upaya menuju swasembada pangan yang digalakkan oleh pemerintah.
Selain itu, penggunaan pupuk hasil karya inovatif anak muda Kabupaten Bandung dapat meningkatkan hasil panen padi hingga mencapai 10 ton per hektar. Sebuah pencapaian yang sangat membanggakan dan dapat ditularkan kepada yang lain.








