Peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa tentang perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam satu malam bersama dengan malaikat Jibril untuk bertemu dengan Allah SWT guna menerima wahyu yang akan disampaikan pada umat Nabi Muhammad SAW yakni tentang ajaran Shalat lima waktu dalam sehari.
Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Bambang Hermanto, S.I.P mengatakan bahwa, momentum perayaan peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan wadah untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang dikemas melalui dzikir dan doa untuk keselamatan bangsa.
“Dengan terus berjuang, bersatu dan bertawakal, Insya Allah bangsa Indonesia kedepan menjadi bangsa yang kuat, tangguh dalam menghadapi segala macam rintangan seperti suri tauladan Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.













