“Marilah di pagi yang cerah ini kita buka seluas-luasnya pintu maaf kepada siapapun yang pernah berbuat salah kepada kita,” tambahnya.
Kemenangan Idul Fitri sejati berhasil diraih atas kematangan spiritual dan sosial yang dilakukan selama Ramadhan, baik dalam melaksanakan ibadah wajib yakni berpuasa maupun ibadah sunnah lainnya. Dimana momen Idul Fitri juga merupakan wadah untuk saling bersilaturahmi dan saling maaf-memaafkan.
“Jadikanlah hari ini sebagai hari untuk bertemu sanak keluarga, sahabat maupun kerabat untuk saling menikmati indahnya hakekat Idul Fitri dengan penuh senyum kegembiraan. Karena dengan bersilaturrahmi dapat menghilangkan keretakan dan prasangka buruk. Sehingga Hari Raya ini dapat menjadi pengikat bagi persaudaraan yang mungkin telah lama putus,” pungkasnya. (Red/Pendam IV/Dip).













