Menurut Yonas, karena venue ini sudah ditetapkan sebagai yang terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara, bahkan menjadi yang terbaik kedua di Asia yang pertama China oleh Federasi sepatu roda dunia, Pengprov Perserosi Papua lantas mengusulkan agar nama venue yang semula adalah Roller Sport Stadium Papua Bangkit dirubah menjadi ‘Klemen Tinal Roller Sport Stadium’.
“Kami sangat menghormati Mendiang Klemen Tinal. Pak Klemen adalah orang yang sangat besar jasanya untuk sepatu roda di Papua. Perhatiannya kepada atlet di Papua dan bahkan atlet sepatu roda seluruh Indonesia sangat luar biasa. Karena itu, untuk menghormati dan mengenang jasa beliau, sangat layak kalau nama venue sepatu roda ini memakai nama beliau,” jelas Yonas.
Karena masih dalam masa pandemi, Kemenkes sudah menetapkan agar protokol Kesehatan harus tetap dijalankan selama gelaran PON XX Papua. Karena itu, menurut Yonas, kapasitas 650 untuk venue ini diharapkan akan terisi oleh siapa pun yang beruntung sudah mengklik pada link untuk menonton sepatu roda yang sudah disebar.













