Kasad mengatakan, TNI AD akan terus mengevaluasi kondisi di wilayah terdampak hingga dua-tiga bulan ke depan dan menyesuaikan dukungan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, penanganan bencana harus dilakukan secara berkelanjutan agar penderitaan masyarakat tidak berlarut setelah bantuan awal diberikan.
“Kita harus punya napas panjang. Kalau hanya _one hit_, kirim selesai, saya kira penderitaan saudara-saudara kita akan berlanjut sampai beberapa bulan ke depan. Kita akan terus melakukan evaluasi dua-tiga bulan ke depan dan berpikir lagi apa yang diperlukan di wilayah bencana NTT,” ujar Kasad.
Sebagai kapal rumah sakit, kapal ADRI XC II BM dapat memberikan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan tindakan medis, termasuk operasi bagi pasien yang membutuhkan, serta mendukung evakuasi medis apabila diperlukan. Selain pelayanan kesehatan, TNI AD juga akan memprioritaskan penyediaan sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.













