“AMS ini kami buat sesimpel mungkin agar bisa digunakan oleh teman-teman 119,” ujar Akbar.
Dengan satu kali klik, data-data ambulans yang telah terintegrasi akan terpampang.
“Kita juga bisa tahu ambulans terdekat ada di mana. Sehingga bisa diakses secara cepat dan mudah oleh masyarakat,” ucapnya.
Untuk server, Akbar menambahkan, semua data akan langsung tersimpan di cloud PT. Telkomsel. Selain ambulans, rencananya faskes lain yang dibutuhkan masyarakat akan terintegrasi juga dalam aplikasi ini.
“Meski memang sampai saat ini masih kami kembangkan sesuai dengan kebutuhan pemkot. Supaya bisa kita kombinasikan juga dengan semua sarana yang ada di Kota Bandung,” paparnya.
Sedangkan Kepala Dinkes Kota Bandung, dr. Ahyani Raksanagara menuturkan, saat ini dari 88 unit ambulans, 67 diantaranya telah terintegrasi GPS.













