Ia menambahkan, bisa jadi Demokrat merapat ke Gerindra agar AHY mendapat posisi cawapres. Langkah ini bisa menguntungkan Prabowo dan Gerindra, sebab kalau 3 partai, yakni: Nasdem, Demokrat dan PKS jadi mendeklarasikan Capres Anies, maka Prabowo dan Gerindra trend turunnya tak terbendung lagi.
“Di sisi lain, Jokowi berpacu dengan waktu, ibarat menjaga kepompong agar tidak menjadi kupu-kupu yang akan menjadi gravitasi sulit dibendung. Maka jalan kompromis adalah 3 poros dalam partai pemerintah membuka diri kepada PKS dan Demokrat.
“Hal ini karena di sisa 2 tahun Kabinet Jokowi tidak akan fokus menangani krisis ekonomi/moneter, krisis pangan, inflasi atas kenaikan BBM dan lainnya karena akan terjebak konflik politik, keamanan dan sebagainya,” tandas Mochtar.













