Bertindak sebagai imam dan khatib dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tersebut adalah Ustadz Aan. Dalam khutbahnya, beliau mengingatkan jamaah tentang pentingnya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalani ujian iman dan ketaatan kepada Allah SWT.
“Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan. Ini adalah momentum refleksi diri, menakar sejauh mana kita mampu berkorban demi kebaikan bersama, dengan tulus dan ikhlas karena Allah,” ujar Ustadz Aan dalam khutbahnya.
Dengan semangat kebersamaan dan pengorbanan yang menjadi inti peringatan Idul Adha, kegiatan ini diharapkan menjadi penguat solidaritas antara TNI dan masyarakat serta mempertebal semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, dilandasi oleh nilai-nilai keimanan.













