Karena itu, Perempuan Bangsa harus membangun kembali konsolidasi pada berbagai pihak berlandaskan basis yang sama dengan PKB. Hal itu tertera dalam komitmen 1998 saat berdirinya PKB.
KH. Ma’ruf Amin menilai bahwa, Perempuan Bangsa merupakan wadah yang tepat bagi kaum wanita berpartisipasi dalam politik nasional. “Harus memegang teguh Komitmen 1998, loyal, dan tangguh dalam pengabdian kepada masyarakat,” kata KH. Ma’ruf Amin.
Satu hal penting lainnya, Perempuan Bangsa juga harus menjalin komunikasi intensif kepada para ulama sekaligus ikut berperan aktif membangun kesadaran politik para kiai dan ibu nyai. “Caranya dengan menyambungkan kembali konektivitas antar kiai dan ibu nyai. Maklum saat ini kesadaran politik para kiai dan nyai di Indonesia menurun,” ucap KH. Ma’ruf Amin.













