“Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen berskala besar ini. Diharapkan melalui turnamen seperti liga mahasiswa ini, para mahasiswa yang memiliki bakat bela diri, khususnya di cabang olahraga taekwondo, memiliki sarana yang tepat dan positif dalam menyalurkan minat serta bakat mereka,” jelasnya.
Menurut Jenderal TNI Richard Tampubolon, antusiasme luar biasa dari 1.400 peserta se-Indonesia Timur di Universitas Hasanuddin ini membuktikan gairah olahraga bela diri di kalangan intelektual muda kita sangat tinggi. Beliau menilai bahwa kompetisi antarmahasiswa memegang peran vital dalam rantai pembinaan prestasi nasional. “Bakat-bakat besar di lingkungan kampus membutuhkan panggung kompetisi yang terstruktur agar kemampuan teknis maupun mental bertanding mereka terus terasah,” katanya. (*)













