“Para peserta audisi selama 4 hari akan mengikuti serangkaian test bukan hanya fisik saja tetapi test test lainya dengan standar dan ukuran yang telah di tetapkan, jadi hanya peserta yang memenuhi standar yang akan lolos, jadi tidak ada target berapa atlet yang mau di ambil, semua tergantung dari capaian atlet bisa memenuhi standar atau tidak,” ujar Fahmi melalui keterangannya, Senin (18/7).
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI (Purn) Thamrin Marzuki dalam pengarahannya menyampaikan bahwa, audisi nasional ini bertujuan untuk menjaring dan menghasilkan atlet – atlet Taekwondo Indonesia yang potensial dan berkualitas. Ini merupakan salah satu cara atau metode yang dilakukan oleh PBTI untuk mendapatkan bibit bibit terbaik atlet nasional dari berbagai daerah dalam menghadapi kejuaraan – kejuaraan internasional ke depan.












