Kapal tersebut sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan tiba di Indonesia pada 18 September 2026. Dalam proses persiapan pengoperasiannya, TNI AL telah menyiapkan sekitar 400 personel untuk menjadi awak KRI Sriwijaya, terdiri dari personel yang telah berada di kapal serta personel tambahan yang sebelumnya menjalani pelatihan.
Kehadiran Ketua Umum PPAL dalam momentum bersejarah tersebut mencerminkan perhatian dan dukungan Keluarga Besar Purnawirawan TNI Angkatan Laut terhadap perkembangan dan penguatan kemampuan TNI AL dalam menjaga kedaulatan serta kepentingan maritim Indonesia.
Bagi PPAL, hadirnya KRI Sriwijaya-100 juga menjadi momentum untuk menyaksikan kesinambungan perjalanan dan pengabdian TNI Angkatan Laut dalam menghadapi tantangan kemaritiman yang terus berkembang.













